Logo
images

Dibuka Walikota Yogyakarta, Rakerda I Pewarna DIY Berjalan Sukses

PELANGI INDONESIA.ID, YOGYAKARTA - Bersatu merangkai kebenaran berlaksa berbuat kebaikan mengawal keistimewaan Yogyakarta dengan mewartakan kebenaran sejarah, menjadi tema Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Pewarna Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta bertempat di Balaikota Yogyakarta, Jl. Kenari No. 56 Muja Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, hari ini, Jumat (17/09/2021).

img_20210917_130005

Walikota Yogyakarta Drs. Haryadi Suyuti diwakili Wakil Walikota Drs. Heroe Poerwadi membuka secara resmi Rakerda I DIY yang di hadiri Ketua Umum Pengurus Pusat Yusuf Mujiono dan Sekjen Ronald Stevly Onibala. Turut hadir dalam pembukaan rakerda Ketua Dewan Penasihat Pewarna DIY Albert Yusuf Langke beserta anggota dewan penasihat Jacky Latuperissa dan Daniel Damaledo (Radio Sasando Yogyakarta), serta Philipus Setiyanto.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Yogyakarta mengingatkan akan bahaya hoaks. Menurutnya, masyarakat saat ini terbagi dua kelompok dalam hal penerimaan arus informasi. Ada kalangan yang menerima informasi dengan sangat deras, tapi di sisi lain juga tidak sedikit kalangan di masyarakat yang aksesnya terbatas menerima informasi.

Ironisnya, kedua kelompok tersebut dinilai menjadi tempat subur berita bohong atau hoaks berkembang, sekalipun akses yang dimiliki untuk menjangkau informasi terbatas. Untuk itu, Heru berharap wartawan Nasrani hadir di semua kelompok untuk meredam hoaks yang hari-hari ini masih tumbuh subur.

“Wartawan Nasrani harus hadir di tengah semua kelompok agar semua informasi yang diserap masyarakat dipahami dengan benar,” kata Heru.

Sementara itu, Ketua Umum Pewarna Indonesia Yusuf Mujiono mengapresiasi pengurus Pewarna DIY dibawah pimpinan Harun Sumadi yang telah bekerja keras sehingga acara Rakerda I dapat terlaksana dengan baik.

"Selamat dan sukses atas terlaksananya Rakerda I Pewarna DIY. Terima kasih kepada pengurus yang telah bekerja keras demi terselenggaranya Rakerda I ini. Kiranya melahirkan keputusan terbaik khususnya program kerja yang terukur yang dapat dilaksanakan, bukan sekadar angan-angan," terang Yusuf.

Mewakili penasihat, Albert Yusuf Langke dalam sambutannya mengingatkan soal tanggung jawab profesional seorang jurnalis nasrani.

"Wartawan nasrani punya tanggung jawab yang besar. Tanggung jawab sebagai orang yang profesional! Jika ya, katakan ya! Jika tidak, katakan tidak! Karena semua harus kita pertangungjawabkan tidak saja kepada manusia, tetapi teristimewa kepada Tuhan," terangnya lagi.

Adapun Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Stefanus Hartoyo, Ketua Sinode Gereja Kristen Nasarene Indonesia (GKNI) menjadi awal Rakerda I Pewarna DIY. (RSO)



Tinggalkan Komentar