Logo
images

Ketua Umum terpilih periode 2019-2023, Yohanes Handojo Budhisedjati saat memperkenalkan susunan Dewan Pengurus Pusat Vox Point Indonesia.

Kongres I Vox Point Indonesia Hasilkan Sembilan Rekomendasi Sikap Politik

PELANGIINDONESIA.ID, JAKARTA - Sebagai wadah perhimpunan umat Katolik di Indonesia, Vox Point Indonesia lewat Kongres I yang berlangsung selama tiga hari, 15-17 November 2019 di Wisma Samadi, Jl. Dermaga Raya No. 6 3 7, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, menghasilkan sembilan rekomendasi sebagai tekad memantapkan spirit iman Katolik yang berakar pada Kristus menuju Indonesia maju.

Ketua Umum Vox Point Indonesia periode 2019-2023, Yohanes Handojo Budhisedjati saat wawancara

Sembilan rekomendasi yang menjadi sikap politik Vox Point Indonesia diungkapkan Ketua Umum terpilih periode 2019-2023, Yohanes Handojo Budhisedjati saat wawancara dengan awak media Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia), siang tadi (17/11), setelah Misa penutupan Kongres.

Berikut isi sembilan Rekomendasi Kongres I Vox Point Indonesia;

Pertama, Vox Point Indonesia siap mendedikasikan hidup dan perjuangan demi mewujudkan politik nasional bermartabat berdasarkan 4 konsensus dasar bangsa : Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. Kedua, Vox Point Indonesia akan menjalin kerja sama sinergis dengan Hirarki Gereja (KWI), Keuskupan, dan organisasi Katolik lain, serta lembaga lintas agama dan kepercayaan lainnya.

Pada poin Ketiga, Vox Point Indonesia dengan tegas menolak kampanye hitam yang salah satunya menggunakan isu SARA, hoax, dan persekusi. Keempat, Vox Point Indonesia melakukan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat serta melawan upaya memecah belah NKRI menggunakan politik berbasis identitas (SARA).

Kesiapan mendukung berbagai institusi negara dinyatakan pada poin Kelima, yaitu; mendukung berbagai institusi negara seperti TNI dan Polri, pemerintah tingkat nasional, Pemda, dan stakeholder terkait untuk melakukan penegakan hukum dengan tegas terhadap pihak-pihak yang ingin mengaburkan ideology Pancasila, kasus korupsi, dan narkoba.

Keenam, Vox Point Indonesia akan mengedepankan rekrutmen politik dan kaum muda Katolik untuk menjadi negarawan yang memiliki integritas, kompetensi, dan berpegang teguh pada Pancasila untuk memimpin dalam keberagaman dan melawan kejahatan korupsi.

Ketujuh, Vox Point Indonesia akan merealisasikan enam landasan kepribadian umat Katolik yakni: siap memanggul salib, hidup asketik (sederhana, jujur, rela berkorban), menjadi garam dan terang dunia, pemberani dalam kebenaran, mengenal potensi diri, serta berkarakter.

Sementara poin ke kedelapan, Vox Point Indonesia akan mendorong masyarakat agar tidak terpolarisasi oleh kemajuan perkembangan teknologi informasi, komunikasi, dan berupaya memanfaatkan perkembangan teknologi untuk kemajuan bangsa. Memperkuat dan mendorong Sumber Daya Manusia generasi muda untuk mendukung atau menjemput perkembangan revolusi industry 4.0.

Terakhir, kesembilan, Vox Point Indonesia nyatakan untuk mengembangkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila maka perlu mengarusutamakan pendidikan bela Negara dan cinta Tanah Air   untuk memperkuat ketahanan nasional menghadapi ancaman radikalisme, intoleran, dan disintegrasi bangsa. (*)



Tinggalkan Komentar