Logo
images

Penyerahan Paket Bantuan Produk Bintang Toedjoe

PEWARNA dan MUKI Distribusikan Produk Bintang Toedjoe ke STT Paulus

PELANGIINDONESIA.ID., BEKASI - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (DPP PEWARNA) bekerjasama dengan Dewan Pengurus Pusat Majelis Umat Kristen Indonesia (DPP MUKI) mengadakan kegiatan bersama menyalurkan bantuan obat-obatan ke pihak Sekolah Tinggi Teologi Paulus (STT Paulus).

Penyerahan bantuan dilaksanakan di kampus STT Paulus yang terletak di Kampung Cigelam, Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu pagi (29/03/2020).

Adapun jenis bantuan yang diserahkan merupakan produk herbal unggulan yang diproduksi PT. Bintang Toedjoe. Produk tersebut terdiri dari Masuk Angin Plus dan Komix Herbal.

Mewakili MUKI, secara simbolis Pdt. Joice Ester Raranta ,M.Th menyerahkan 100 pack Masuk Angin Plus dan diterima langsung oleh pejabat kampus STT Paulus, Pdt. Samuel Dale M.Pd.K. Sedangkan dari PEWARNA, penyerahan bantuan berupa 100 pack Komix Herbal diwakili oleh Edharmoko (jurnalis Kilometer.co.id), yang kemudian diterima langsung oleh pengawas asrama STT Paulus, Pdt. Lukas Benya.

Dalam keterangannya Pdt . Samuel Dale mengatakan pihak STT Paulus mengucap syukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada pihak mereka pada pagi hari itu.

"Terima kasih sudah memberikan sumbangan kepada kami, artinya ada sebuah perhatian kepada kami. Kami tidak mampu membalas bantuan dan kebaikan hati dari bapak dan ibu sekalian. Kami berterima kasih. Kami juga berdoa kiranya Tuhan memberkati dan membalas apa yan PEWARNA dan MUKI lakukan pada pagi hari ini," ujar Samuel Dale.

Sementara itu Pdt. Lukas Benya menjelaskan secara singkat soal kondisi STT Paulus, bahwa hingga kini kampusnya menerapkan aturan ketat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Puji Tuhan semua mahasiswa dan mahasiswi di sini sehat-sehat karena kami mengikuti anjuran dan imbauan pemerintah. Jadi kami mengisolasi diri. Kami juga menyampaikan kepada mahasiswa tidak boleh keluar dan masuk, sehingga mereka tetap berada di tempat (asrama) sesuai dengan imbauan pemerintah," kata Lukas.

Lukas menambahkan, saat ini terdapat 35 mahasiwa aktif dalam kegiatan perkuliahan di kampus yang berdiri disejak 1986, itu. Sementara sebagian lainnya masih berada di luar daerah untuk menjalani kegiatan praktek.

Di penutup perbincangan singkat yang kami lakukan, Pdt. Lukas Benya meminta masyarakat untuk mengikuti setiap anjuran dari pemerintah dalam menghadapi Covid-19.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pesan kami untuk PEWARNA dan MUKI, maju terus untuk kemanusiaan. Dan kita dukung di dalam doa bahwa MUKI dan PEWARNA dipakai Tuhan untuk membantu sesama," ujar Lukas. (*)



Tinggalkan Komentar