Logo
images

Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si: Saatnya Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Bangun Dari Tidur Dan Mimpi Indah

PELANGIINDONESIA.ID, JAKARTA – Moving to the next level, sebuah tema yang memberikan semangat dan harapan baru bagi kita semua khususnya Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen, untuk terus bergerak mempercepat langkah menuju level yang kita inginkan bersama. Hal ini disampaikan Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si., dalam sambutannya saat membuka secara resmi, Konferensi Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI) di Function Hall Mall Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (28/08/2019).

Menurut Thomas Pentury, untuk menuju pada level yang diinginkan bersama, maka saatnya Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen bangun dari tidur dan mimpi indah karena ada yang sudah bangun pagi-pagi dan bergerak cepat.

“Kita terlalu lama tidur dengan mimpi indah kita dan ketika kita terjaga, ternyata hanya mimpi, kita baru sadar bahwa ada yang suah bangun pagi-pagi dan bergerak secara cepat dan ternyata kita tertinggal oleh mereka,” terangnya

“Kita membutuhkan energi lebih untuk berlari mendekati mereka, makanya akselerasi dibutuhkan untuk mempercepat langkah dan memperpendek jarak,” terangnya lagi.

Guru besar bidang  ilmu statistika multivariat ini berharap BMPTKKI mampu menjadi kendaraan untuk membawa PTK Kristen dalam memperpendek jarak yang sudah terlalu jauh dan mampu menyokong kekokohan pilar bangunan masyarakat Kristen yang religius dengan spiritualitas tinggi dan berkualitas di Indonesia.

“Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia adalah wadah yang sudah terwujud sebagai kendaraan untuk membawa kita semuanya untuk memperpendek jarak, karena delta antara kita dengan mereka di luar sana sudah terlalu besar, kita perlu kendaraan dengan tingkat kecepatan yang melebihi kendaraan umumnya, agar upaya memperkecil delta (jarak) makin bisa terwujud. Saya berharap BMPTKKI dapat menjadi bagian penting dari sistem pendidikan keagamaan kristen khusus pendidikan tinggi yang mampu untuk menyokong kekokohan pilar itu,” terang Prof. Thomas Pentury.

Lebih jauh lagi, pria kelahiran Ambon, 17 Mei 1963 ini, mendorong BMPTKKI menjadi kegiatan yang reguler dan kontinu dalam mempersiapkan lembaga-lembaga pendidikan tinggi yang kuat dalam kualitas. BMPTKKI juga dapat menjadi partner pemerintah (Ditjen Bimas Kristen Kemenag) dalam menyuarakan kepentingan Kekristenan di Indonesia melalui gereja-gerejanya. Dan BMPTKKI dapat membangun relasi baik de dalam maupun keluar dalam upaya untuk memberikan kontribusi bagi kehidupan keagamaan yang moderat dengan berkontribusi pada lahirnya regulasi-regulasi yang akan mengatur kehidupan keagamaan di Indonesia.

Pada bagian akhir, Prof. Thomas Pentury menitipkan pesan kepada pengurus BMPTKKI untuk menjadikan konferensi seperti ini, menjadi kalender tahunan demi mencapai akselerasi yang diharapkan.

“Konferensi dengan tema “Moving to the next level” kali ini mungkin merupakan konferensi pertama BMPTKKI, dan harus menjadi kalender tahunan dalam rangka terus berkonsilidasi untuk mempercepat perannya dalam akselerasi yang kita maskudkan,” pesannya.

“Akhirnya saya menyampaikan selamat untuk penerbitan buku Bunga Rampai BMPTKKI dan selamat ber-konferensi untuk kita semua. Kiranya kita senantiasa mendapatkan berkat yang melimpah dari Tuhan Yesus Kristus, dan nama-Nya selalu dipermuliakan. Shalom!,” tutup Prof. Thomas Pentury. (*)



Tinggalkan Komentar